Select Language

Tuesday, December 4, 2012

Memperjudikan Kurikulum

Ada banyak alasan yang membuat kita kecewa dengan kurikulum pendidikan di negeri ini. Implementasi berbagai model kurikulum sejak pasca kemerdekaan hingga era reformasi belum juga memadai untuk menghadirkan kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih adil, beradab dan berkarakter.
Pergantian kurikulum yang kesannya acap kali dilakukan hampir di setiap pergantian menteri; menjadi wacana paling dominan yang menghiasi wajah pendidikan di Indonesia. Wacana ini sebenarnya tanpa disadari memantulkan kecemasan ihwal krisis ilmu pengetahuan (crisis of knowledge). Ketidakjelasan arah dan tujuan pendidikan yang hendak dicapai menunjukkan kebingungan dan tampilan spekulatif yang menghiasi kancah perubahan kurikulum. Spekulasi inilah yang senantiasa membiakkan kegamangan pelaksana pendidikan (baca: guru) di lapangan.

Sunday, June 24, 2012

Klaim Budaya Serumpun

Pemberitaan media Indonesia-Malaysia yang saling mengklaim tarian tor-tor kembali menyita perhatian publik kedua negara serumpun tersebut. Malah Konjen Malaysia di Jakarta menjadi sasaran amuk segelintir masyarakat Indonesia yang tidak rasional memahami terhadap pemberitaan ini sepertinya semakin memperlihatkan bahwa isu ini belum pernah ada habis-habisnya menjadi topik panas sejak dasawarsa terakhir.

Saturday, May 12, 2012

Gender

“Tidak adil” dan “tertindas” adalah dua bekal gerakan feminism dan kesetaraan gender. Wanita diseluruh dunia ini dianggap tertindas dan diperlakukan secara tidak adil. Wajah peradaban umat manusia memang diwarnai oleh dua kata tersebut. Tapi masing-masing peradaban memiliki solusi masing-masing.