Select Language

Showing posts with label Opini. Show all posts
Showing posts with label Opini. Show all posts

Wednesday, December 19, 2012

Menimbang Kebijaksanaan Habibie & Zainuddin Maidin



Nama Zainuddin Maidin, mendadak terkenal di Indonesia setelah melabeli mantan Presiden BJ. Habibie sebagai “the dog of imperialism”.  Maidin yang dikenal dengan sebutan Tan Sri Zam  ini juga menggambarkan Habibie sebagai sosok egois, memualkan, dan  pengkhianat bangsa Indonesia. Ungkapannya itu dimuat di media utama milik kerajaan Malaysia dalam rubrik rencana (editorial) koran Utusan Malaysia (10/12/2012). Artikel tersebut tidak hanya menambah deretan isu yang dapat mengeruhkan hubungan bilateral Indonesia-Malaysia, tetapi juga sebenarnya merupakan bentuk fobia berlebihan yang ditampilkan oleh mantan Menteri Penerangan Malaysia tersebut.

Tuesday, December 18, 2012

Chatingan Dualisme dengan Prof. Mulyadhi Kartanegara



A alaikm prof.
12:38pmMulyadhi
wa'alaikum salam, apa kabar?
12:38pmHasyim
alhamdulilah prof. sehat
prof. sendiri ?
12:39pmMulyadhi
sehat-sehat aja. Malah merasa lebih sehat dari sebelumnya.
12:39pmHasyim
al-hamdulillah. boleh gak saat ol gini saya ngaji dg prof...
12:39pmMulyadhi
boleh aja... silahkan

Asas Relasi & Solidaritas Orang Bugis di Tanah Melayu

“Melayu dan Bugis” apabila merujuk kepada istilah sukubangsa di kawasan Kepulauan Melayu Nusantara merupakan dua gabungan etnik suku yang memiliki latar belakang sejarah interaksi ekonomi dan perdagangan yang telah terjalin sejak beberapa abad sebelum dan sesudah ditaklukkannya kerajaan Melayu Melaka oleh Portugis pada tahun 1511 M. 

Unas Ulangan: Kebijakan Menyelamatkan Siswa?

Ujian Nasional (Unas) yang sudah mulai dilaksanakan pada tahun ini lebih dipercepat jadwal pelaksanaannya jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu ditempuh karena unas kali ini mengenal dua kebijakan, yakni ujian utama dan ujian ulangan. Bagi siswa yang tidak lulus di ujian utama, bisa mengikuti ujian ulangan.
 
Menurut Departemen Pendidikan Nasional, penyelenggaraan unas ulangan baru mulai diberlakukan pada tahun 2010. Kebijakan ini memberikan kesempatan yang luas kepada sekolah dan siswanya agar bisa mencapai tahap kelulusan yang maksimal. Dalam konteks individu dan masyarakat, unas ulangan bisa menjadi “jalan selamat” bagi siswa yang gagal di ujian utama sekaligus menjadi penawar bagi meredam isu penolakan terhadap unas seperti yang pernah marak sebelumnya.

Thursday, December 6, 2012

Dilema Dualistik Ujian Nasional

Pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) yang kembali akan digelar dalam jangka masa terdekat tahun ini oleh pemerintah (Diknas) paling tidak akan menghadapi  tantangan dilematis pasca keputusan penghapusannya oleh Mahkamah Agung (MA). Dilema tersebut muncul dari  dua arah asumsi yang berbeda dalam lingkungan birokrasi institusi negara, yaitu Diknas dan Mahkamah Agung

Hijrah

Hari ini genap kita memasuki tahun 1433 H. Peristiwa hijrah yang terjadi 1431 tahun yang lampau itu menjadi tonggak awal peletakan bilangan awal tahun baru islam yang dirayakan oleh hampir seluruh umat Islam setiap tahunnya di seluruh dunia. Peristiwa ini mengingatkan dan mewariskan kepada kita dua Gerakan Besar (Big Movement) yang pernah terjadi dalam transformasi pergerakan pembebasan umat islam ketika itu.

Tawuran & Problem Dikotomi Ilmu


Tawuran siswa dan mahasiswa yang kembali menghiasi media massa akhir-akhir ini muncul sebagai tamparan keras bagi dunia pendidikan kita. Pertanyaannya kemudian adalah mengapa pelajar terlibat tawuran? Padahal pelajar menempati golongan kelas terdidik yang berperan sebagai agen of change yang akan menjadi pemegang estapet generasi mendatang.

Tuesday, December 4, 2012

Memperjudikan Kurikulum

Ada banyak alasan yang membuat kita kecewa dengan kurikulum pendidikan di negeri ini. Implementasi berbagai model kurikulum sejak pasca kemerdekaan hingga era reformasi belum juga memadai untuk menghadirkan kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih adil, beradab dan berkarakter.
Pergantian kurikulum yang kesannya acap kali dilakukan hampir di setiap pergantian menteri; menjadi wacana paling dominan yang menghiasi wajah pendidikan di Indonesia. Wacana ini sebenarnya tanpa disadari memantulkan kecemasan ihwal krisis ilmu pengetahuan (crisis of knowledge). Ketidakjelasan arah dan tujuan pendidikan yang hendak dicapai menunjukkan kebingungan dan tampilan spekulatif yang menghiasi kancah perubahan kurikulum. Spekulasi inilah yang senantiasa membiakkan kegamangan pelaksana pendidikan (baca: guru) di lapangan.

Sunday, June 24, 2012

Klaim Budaya Serumpun

Pemberitaan media Indonesia-Malaysia yang saling mengklaim tarian tor-tor kembali menyita perhatian publik kedua negara serumpun tersebut. Malah Konjen Malaysia di Jakarta menjadi sasaran amuk segelintir masyarakat Indonesia yang tidak rasional memahami terhadap pemberitaan ini sepertinya semakin memperlihatkan bahwa isu ini belum pernah ada habis-habisnya menjadi topik panas sejak dasawarsa terakhir.

Saturday, March 31, 2012

Koloni

Kolonialisme kognitif mungkin bisa dimaknai sebagai satu bentuk pengembangan ideologi, keyakinan atau pemikiran ke atas corak pandang dan pemikiran seorang individu atau masyarakat melalui berbagai saluran informasi sepertii buku, internet, pendidikan dan sebagainya. Kasarnya adalah penjajahan pemikiran. Pola ini seringkali untuk mencari dominasi dan legitimasi dalam mempromosikan berbagai kepentingan baik aspek sosial, politik, ekonomi dan budaya.


Sunday, March 25, 2012

Pesanku Anakku Sayang...

Ketahuilah anakku...
Sekiranya pernikahan didapat dari percintaan ....
niscaya kita akan melihat jutaan bahkan lebih pasangan pengantin ....
tapi menikah bukan didapat dari cinta ....
cinta merupakan tempat berlabuhnya perkawinan ....
suami yang shalih dan istri shalihah tidak akan didapat dari bercinta ....
ia didapat dari ketaatan pada ALLAH dan doa2 .....
pernikahan artinya bukan sebatas hubungan laki2 dan wanita saja ...
namun maknanya amat luas ....
pernikahan adalah rumah dimana seorang muslim akan tumbuh dewasa ....
istri sholihah yang penuh perhatian dan pengabdian ...
suami shalih yang penuh kasih sayang dan cinta ....
rumah tangga seperti ini adalah rumah di surga yang kuncinya diberikan ALLAH di dunia ....
hindarilah .... menapak menuju pernikahan dengan bercinta ( pacaran ) ....
perbuatan yang baik harus dimulai dari ridho NYA ...
bukan murka NYA .....

Unas & Pembajakan Kejujuran

by Hasyim Mustamin Batong on Saturday, June 18, 2011 at 10:08am ·


Kasus yang menimpa ibu Siami warga Jl. Gadel Sari Barat, Tandes Surabaya (9/6/2011) benar-benar sangat memperihatinkan. Dia yang tidak pernah membayangkan niatan tulusnya untuk mengajarkan kejujuran pada anaknya justru menuai protes dan pengusiran dari warga sekelilingnya. Kecurangan yang dilaporkannya ke Dinas Pendidikan Daerah Jawa Timur karena tidak bisa menerima terjadinya aksi nyontek besar-besaran pada saat pelaksanaan unas di tempat anaknya sekolah, justru berbuntut panjang.

Fenomena tersebut diatas memperlihatkan sepertinya kejujuran di negeri ini sudah sangat langka. Saking langkanya, hanya segelintir saja yang mampu dan berani melaungkannya. Kalaupun ada, pelakunya malah dibajak, diinterogasi dan harus menebus kejujurannya itu dengan biaya yang sangat mahal.

Saturday, March 24, 2012

Merisaukan Kematian

“Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya jualah akan kembali”.

Seminggu ini benar-benar diliputi suasana duka dengan meninggalnya dua orang keluarga sekaligus. Seorang di Johor Malaysia dan satu lagi di Majene Sulawesi Barat, Indonesia. Keduanya bukan saja panutan dalam keluarga, tapi juga cerminan dua generasi tua dan muda yang memiliki andil cukup besar dalam perhubungan sosial masyarakat. Satunya merupakan tokoh yang dituakan di kalangan masyarakat perantauan Bugis-Mandar di Johor, seorang lagi birokrat tulen dan sedang menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Majene yang berdomisili di tanah Mandar.

Sunday, March 18, 2012

Ilmu Mengetahui

"Adakah bedanya ilmu dengan pengetahuan? bukankah ilmu itu juga pengetahuan atau ilmu pengetahuan itu juga sekaligus menggambarkan tentang ilmu" ?. 

Saat pertanyaan ini saya ajukan ke Dr. Murad Bahmid, dia sedikit tersentak dan matanya sempat agak terbelalak serius sambil menudingkan jari telunjuknya ke arahku sambil berucap: "kamu seharusnya belajar ilmu mengetahui". ketika kamu memulai mempertanyakan sesuatu, bermulalah dengan mempelajari ilmu mengetahui sebab tidak semua pengetahuan itu adalah ilmu. Pengetahuan itu bisa saja hanya kandungan dan kumpulan informasi. Makanya disitulah perlunya kita belajar ada yang membimbing, ada guru yang memang layak dan pantas agar kita tidak tersalah jalan.

Sekilas memang kelihatannya tiada perbedaan antara kedua kata tersebut, karena kita sering mendengarnya ataupun mendapatinya selalu beriringan. Kata ilmu asal katanya adalah 'alima yang berasal dari bahasa Arab yang memang bermakna mengetahui. Sedangkan pengetahuan sendiri adalah berasal dari kata tahu yang padanan katanya sering diidentikkan dengan ilmu.