Jum'at, 24 Februari 2012
Oleh: Dr. Adian Husaini
BUKU kumpulan puisi Prof. Dr. Wan Mohd Nor Wan Daud yang berjudul “Mutiara Taman Adabi: Kumpulan Puisi Mengenai Agama, Filsafat dan Masyarakat", (Kota Bharu: Dian Darulnaim, 2003) sudah bertahun-tahun tersimpan diperpustakaan pribadi saya. Sudah beberapa kali buku ini saya baca. Ada banyak hikmah yang bisa kita petik dari buku yang diberi kata sambutan oleh salah satu sastrawan terkemuka Malaysia, Mohd Affandi Hassan, ini.
BUKU kumpulan puisi Prof. Dr. Wan Mohd Nor Wan Daud yang berjudul “Mutiara Taman Adabi: Kumpulan Puisi Mengenai Agama, Filsafat dan Masyarakat", (Kota Bharu: Dian Darulnaim, 2003) sudah bertahun-tahun tersimpan diperpustakaan pribadi saya. Sudah beberapa kali buku ini saya baca. Ada banyak hikmah yang bisa kita petik dari buku yang diberi kata sambutan oleh salah satu sastrawan terkemuka Malaysia, Mohd Affandi Hassan, ini.
Berikut ini kita petikan sejumlah hikmah yang sarat makna dari sejumlah puisi Prof. Wan Mohd Nor. Saya merasa tidak perlu memberikan syarahan terhadap puisi-puisi berikut ini, karena maknanya cukup gamblang dan jelas, meskipun tetap memerlukan perenungan yang mendalam untuk menghayatinya.
Prof Wan Mohd Nor kini menduduki jabatan penting sebagai Direktur Center for Advanced Studies on Islam, Science, and Civilisation (CASIS) di Universiti Teknologi Malaysia. Semoga kita mampu mengambil hikmah untuk menghadapi berbagai tantangan pemikiran yang carut-marut di negeri kita akhir-akhir ini.
Prof Wan Mohd Nor kini menduduki jabatan penting sebagai Direktur Center for Advanced Studies on Islam, Science, and Civilisation (CASIS) di Universiti Teknologi Malaysia. Semoga kita mampu mengambil hikmah untuk menghadapi berbagai tantangan pemikiran yang carut-marut di negeri kita akhir-akhir ini.