“Tidak adil” dan “tertindas” adalah dua bekal gerakan feminism dan
kesetaraan gender. Wanita diseluruh dunia ini dianggap tertindas dan
diperlakukan secara tidak adil. Wajah peradaban umat manusia memang
diwarnai oleh dua kata tersebut. Tapi masing-masing peradaban memiliki
solusi masing-masing.
Saturday, May 12, 2012
Wednesday, April 4, 2012
Lorongmu
Lorongmu
Adalah dirimu yang bercerita tentangmu, kesadaranmu. Kami hanya menyiap racikannya, komposisinya- berharap agar sesuai dengan selera seperti yang terwariskan dalam sabdanya. Hingar bingar di luar sana jangan sampai turut menerpamu sehingga memperturutkan nafsu-egomu. Jangan. Jangan terpesona oleh gemerlapnya, jangan pula merasa inferior karena sebenarnya hanya akan mencabik-cabikmu, menggelongsorkanmu dalam igauan nestapa dunia yang semakin melanda.
Pilihlah jalan terbaik hidupmu, karena ikhtiar bukanlah menerima begitu saja, tapi membuat pilihan yang terbaik. Bukan pilihan yang buruk. Semuanya sudah sempurna, terlahir sebagai makhluk yang paling sempurna tercipta. Tiada alasan untuk tersasar, karena segalanya telah dibekali. Lorongmu adalah kehidupanmu yang menentukan jalan hidupmu. Bahagiamu adalah bahagia kita, anakku......
Pilihlah jalan terbaik hidupmu, karena ikhtiar bukanlah menerima begitu saja, tapi membuat pilihan yang terbaik. Bukan pilihan yang buruk. Semuanya sudah sempurna, terlahir sebagai makhluk yang paling sempurna tercipta. Tiada alasan untuk tersasar, karena segalanya telah dibekali. Lorongmu adalah kehidupanmu yang menentukan jalan hidupmu. Bahagiamu adalah bahagia kita, anakku......
Saturday, March 31, 2012
Koloni
Kolonialisme kognitif mungkin bisa dimaknai sebagai satu bentuk pengembangan ideologi, keyakinan atau pemikiran ke atas corak pandang dan pemikiran seorang individu atau masyarakat melalui berbagai saluran informasi sepertii buku, internet, pendidikan dan sebagainya. Kasarnya adalah penjajahan pemikiran. Pola ini seringkali untuk mencari dominasi dan legitimasi dalam mempromosikan berbagai kepentingan baik aspek sosial, politik, ekonomi dan budaya.
Subscribe to:
Posts (Atom)